Profil Yayasan Gentiaras

Yayasan Gentiaras semula dimiliki oleh keluarga Bpk. Sam Setya Utama dan Bpk. F. Hridian, dengan nama Yayasan Bina Bangsa Indonesia, Akta pendirian Yayasan No. 3/3 Oktober 1997 oleh Notaris Cahaya hariani Djausal Zubaidi, Sh. Perguruan Tingginya bernama STIE Binusla (Status terdaftar SK Mendiknas RI No. 78/D/0/2000). Program Studi yang ada adalah Manajemen, Akuntansi Perpajakan (S1 dan D3), dan Pendidikan Komputer (D1). Letaknya di Jln. Jenderal Katamso. Pada tanggal 16 Agustus 2002 lembaga ini (Yayasan dan STIE) diserahkan oleh Bpk. Heridian kepada “Gereja Keuskupan Tanjungkarang”, dengan tanda tangan penerima Bpk. T. Purnomo dan Bapk. G. Nugroho Susanto. Ada dokumen penyerahan dan sudah dinotariskan (warmerking) Oleh Notaris Tony Azhari, SH; Akta Notaris No. 24/VI/2003 tertanggal 23 Mei 2003. Pada tahun 2011, Yayasan Bina Bangsa Indonesia berganti menjadi Yayasan Gentiaras melalui akta Notaris H. ASVI MAPHILINDO VOLTA, S.H., dengan No. 216 tertanggal 11 Januari 2011. Pada tanggal 13 Juli 2018, secara resmi Yayasan Gentiaras beserta STIE Gentiaras diterima oleh Keuskupan Tanjungkanang oleh Mgr. Yohanes Harus Yuwono. Selanjutnya secara resmi Yayasan ini menjadi milik Keuskupan Tanjungkarang sampai sekarang. Kepengurusan Yayasan yang terbaru disahkan melalui Akta Notaris No. 1 tertanggal 1 Februari 2025 oleh Notaris Yohanes Subagio, SH., M.Kn. dan disahkan melalui AHU-AH.01.06.0016069 tertanggal 24 Februari 2025. Yayasan Gentiaras secara konsisten menyelenggarakan pendidikan tinggi dengan mengelola dan mengembangkan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Gentiaras dengan 2 (dua) program Studi yakni Manajemen dan Akuntansi.

Identitas Yayasan

ketua Yayasan Gentiaras ( RD. Laurentius Purwoko Subiyanto )
  • Nama Yayasan:Yayasan Gentiaras
  • Arti Nama:Berasal dari bahasa Latin, gabungan kata gentilis (bangsa) dan arare (membina), yang berarti membina anak bangsa.
  • Kedudukan / Alamat: Purnawirawan No. 14 Gedong Meneng – Bandar Lampung 35145
  • Pembina Utama: Vinsensius Setiawan Triatmojo Uskup Keuskupan Tanjungkarang
  • Ketua Yayasan: RD. Laurentius Purwoko Subiyanto

Landasan Hukum dan Legalitas

  • Akta Pendirian/Perubahan:Akta Notaris H. Asvi Maphilindo Volta, S.H. No. 216 (28 Jan 2011) dan pembaruan No. 77 (30 Sep 2020).
  • Akta terakhir: Akta Notaris Yohanes Subagio, H., M.Kn. No. 1 (1 Februari 2025)
  • Pengesahan: Kemenkumham RI No. AHU-3086.AH.01.04 (31 Mei 2011) dan No. AHU-AH.01.06-0021028; diperbarui No. AHU-AH.01.06.0016069 tertanggal 24 Februari 2025.

Visi

"Menjadi lembaga penyelenggara pendidikan tinggi yang unggul, berkeadilan, dan berlandaskan nilai-nilai Katolik dalam membina generasi bangsa yang cerdas, berkarakter, dan bermartabat."

Misi

  1. Pendidikan Holistik: Menyelenggarakan pendidikan tinggi yang memadukan keunggulan akademik dengan pembentukan karakter moral-spiritual berdasarkan ajaran Gereja Katolik (Gravissimum Educationis).
  2. Identitas Katolik: Mewujudkan perguruan tinggi sebagai tempat di mana iman dan akal budi berdialog secara harmonis demi mencari kebenaran (Ex Corde Ecclesiae).
  3. Solidaritas Sosial: Mengembangkan semangat kepedulian dan keberpihakan kepada yang miskin serta terpinggirkan sebagai perwujudan iman yang memasyarakat (Visi Keuskupan Tanjungkarang).
  4. Tata Kelola Akuntabel: Mengelola institusi secara profesional, jujur, dan taat pada aturan hukum negara serta hukum kanonik (KHK).
  5. Pemberdayaan Masyarakat: Melaksanakan penelitian dan pengabdian masyarakat yang kontekstual untuk menjawab tantangan zaman di wilayah Lampung dan nasional.